Hj. Noormiliyani AS didampingi Sekda Batola H. Zulkipli Yadi Noor, Ketua DPRD Saleh, Anggota Forkopimda, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Siti Aminah, Perwakilan SKPD dan kontraktor bersama-sama secara simbolis meletakkan semen di cor tiang pertama dengan di iringi lantunan shalawat dari perwakilan MUI Batola. Nampak wajah-wajah gembira saat peresmian berlangsung, mengingat proses perjalanan yang cukup panjang hingga akhirnya akan berdiri bangunan perpustakaan yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Batola.
Gedung layanan perpustakaan dibangun dengan anggaran sebesar 10 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Sub Bidang Perpustakaan TA 2022. Dengan nilai perjanjian/kontrak Rp 9.678.310.611 dan konsultan pengawas dengan nilai perjanjian/kontrak Rp 240.295.000. Masa kontrak pembangunan dari tanggal 25 Maret 2022 sampai dengan tanggal 24 November 2022, selama 245 hari dan sampai sekarang sudah mencapai 14,5 %. Gedung perpustakaan nantinya akan dibangun 2 lantai.
Bupati berharap pembangunan gedung layanan baru perpustakaan ini, dapat mendorong laju peningkatan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan bagi masyarakat melalui bahan bacaan yang edukatif dan informatif.
Pada kesempatan yang sama Bupati Barito Kuala Hj. Noormiliyani AS, menceritakan perjalanan pengusulan pembangunan gedung perpustakaan ini melalui proses yang panjang. Sejak tahun 2008 dimulai dengan pengusulan pembangunan gedung dilanjutkan di tahun 2019 proposal dihantarkan ke perpustakaan nasional di Jakarta.
“Kurang lebih 3 (tiga) tahun kita menanti dengan penuh kesabaran, alhamdulilah akhirnya pada tahun 2022 kesabaran tersebut berbuah manis. Perpustakaan di Kabupaten Barito Kuala, bukan lagi harapan dan impian semata, akan tetapi menjadi kenyataan” Ujar Ibu Bupati.
Hj. Noormiliyani AS juga menyampaikan gedung layanan perpustakaan bukan hanya untuk penyedia bahan bacaan saja, melainkan perpustakaan juga bisa berfungsi sebagai pelestari budaya, adat istiadat, cerita dan musik rakyat, perpustakaan juga bisa dijadikan sebagai tempat rekreasi yang menyenangkan untuk menambah ilmu dan keterampilan.
Lebih lanjut, Bupati Batola menegaskan bahwa pembangunan ini bagian dari upaya nyata pemerintah untuk mewujudkan harapan dan cita-cita bersama dalam peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.