Acara puncak hari jadi ke – 63 Kab. Barito Kuala, Kamis 5 Januari 2023 bertempat di Halaman Kantor Pemkab. Acara dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor, Bupati se-Kalimantan Selatan, Forkopimda, TP. PKK Prov Kalsel, TP. PKK Kab. Batola, DWP Kab. Batola, Anggota DPRD, seluruh SKPD Pemkab Batola dan Insan Pers.
Perayaan hari jadi dimeriahkan dengan tarian Baihik yang menceritakan kehidupan petani. Dilanjutkan Pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori asli Batola, menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Bergerak, Mars Selidah, pembacaan do’a, penayangan video selayang pandang, papadah nang tuha oleh Tuan Guru Hafiz Al-Qur’an KH Muhammad Wildan Salman, penyerahan tali asih kepada ahli waris penuntut kabupaten dan atlet berprestasi Barito Kuala serta bantuan Baznas berupa 10 unit Zmart.
Perayaan hari jadi ke- 63 tahun Kabupaten Barito Kuala mengambil tema Barito Kuala BISA (Berdaya Saing, Inspiratif, Sportif dan Amanah). Pj Bupati Mujiyat, S.Sn, M.Pd menyampaikan “Dengan tema barito kuala bisa, diharapkan pemerintah daerah terus bersama masyarakat mampu dan sanggup berusaha keras menjadikan kabupaten barito kuala sebagai kebanggaan seluruh masyarakat, dengan bergandengan tangan, bersinergi dalam harmoni dan irama saling menguatkan satu sama lain, sehingga diharapkan mampu menyelesaikan berbagai hambatan, tantangan dan persoalan dalam berbagai sektor pembangunan”.
Gubernur H. Sahbirin Noor dalam sambutannya pada perayaan HarJad Batola menyampaikan “kini Kabupaten Barito Kuala telah berusia 63 tahun, perjalanan yg sudah panjang bagi daerah dalam menjalakan pemerintahan. Dinamika apapun yang terjadi saya berharap agar jajaran pemerintah dan seluruh komponen masyarakat selalu kompak dalam mengahadapinya”. Ucap Paman Birin sapaaan akrab oleh warga kalimantan selatan.
Tidak tertinggal Gubernur Kalsel Paman Birin mengingatkan akan ancaman krisis pangan. “saat ini kita sedang menghadapi dinamika ancaman krisis ekonomi dan krisis pangan di dunia yang telah kita rasakan seperti kenaikan harga produk pangan yang cukup tinggi, seperti beras Siam dari daerah kita. oleh karena itu pemerintah Kabupaten Barito Kuala dan daerah lainnya. Kiranya selalu siap dalam mengatasi persoalan ekonomi dan krisis pangan. Sejak sekarang kita harus mengoptimalkan segala potensi di daerah kita untuk menggerakan perekonomian dan memelihara kecukupan pangan. Kabupaten Barito Kuala sebagai daerah lumbung pangan Kalimantan Selatan hendaknya bisa memanfaatkan momentum untuk menggerakan masyarakat lebih produktif lagi dalam mengelola berbagai sektor. Saya harap Barito Kuala terus berinovasi dalam pertanian dan pangan. Ucap Gubernur Kalsel.