Munculnya pemberitaan pengambilan paksa sekolah oleh pemilik kepada yayasan sekolah yayasan Taman Citra Alquran (TCA) yang berlokasi di kompleks pendidikan Desa Berangas Timur yang didalamnya berdiri sekolahan Kelompok Bermain Tahfizh Quran (KBTQ), Taman Kanak-Kanak Tahfizh Quran (TKTQ), Sekolah Dasar Tahfizh Quran (SDTQ) dan SMP Tahfizh Quran di menimbulkan informasi yang simpang siur terhadap bangunan sekolah yang akan diambil alih oleh pemilik lahan terhadap kasus perjanjian pinjam pakai lahan dan bangunan oleh pihak Yayasan Cinta Alquran yang berlangsung selama 10 tahun.
Diakui oleh Disdik Kabupaten Batola, sekolah TCA berada dibawah naungan Dinas Pendidikan. Berkaitan dengan kasus tersebut Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala telah melakukan upaya mediasi diantara kedua belah pihak untuk menemukan titik temu akan tetapi proses hukum yang berlangsung di luar dari kewenangan Dinas Pendidikan.
Permasalahan berawal dari surat somasi pertama Juni 2022 oleh pihak pemilik lahan yang meminta untuk tidak menerima murid baru di tahun berikutnya sejak saat itu Disdik mengupayakan koordinasi diantara kedua belah pihak. Disdik berkoordinasi dengan pihak yayasan dan pemilik agar proses belajar anak-anak tidak terlantar.
“Kita telah menyarankan koordinasi dengan pemilik lahan apa yang menjadi masalanya, kemudian terjadinya pembicaraan atau tidak Disdik tidak mengetahui secara pasti. Karena antara pihak yayasan dan pemilik lahan ketika ditanyakan mereka saling mengangap tidak pernah dan tidak mau diajak koordinasi, dan satu pihaknya pun begitu juga. Jadi kita tidak tahu mana yang benar, lalu somasi kedua di bulan Januari 2023 saat itu tidak terjadi prinsip atau kesepakatan bagi mereka dan somasi ketiga di bulan Juni 2023. Apakah ada tindakan atau koordinasi diantara kedua belah pihak tidak ada jawaban, “ucap Lulut Widiyanto Sekretaris Disdik Batola
komitmennya untuk menjalankan proses pengajaran dan melindungi hak setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan.
Akhirnya pada tanggal 17 juli tidak terjadi penutupan karena masih ada anak-anak didalamnya. Hari ini 18 Juli dijadwalkan mediasi kembali yang terundang adalah Kapolres, Asisten Ahli, Disdik, Kesbangpol, perwakilan pemilik lahan dan yayasan TCA. Disdik batola berharap permasalahan ini dapat terselesaikan dengan baik dan damai. (Wke/Kominfo)