Home Publikasi Diskominfo
Apel Senin, (3/3) lingkup pemerintah kabupaten Barito Kuala terasa istimewa karena ini adalah momen perdana Bupati Barito Kuala Dr. H. Bahrul Ilmi menjadi Pembina. Turut mengikuti apel Wakil Bupati Herman Susilo, Plh. Sekretaris Daerah H. Fuad Syekh, Pejabat Esselon II, III dan seluruh ASN Pemkab.
Mengawali amanatnya sebagai Pembina apel, Bupati H. Bahrul Ilmi mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan, disampaikannya di bulan suci ini untuk perbanyak meraih keberkahan. “Di bulan yang penuh limpahan kasih sayang dan pengampunan dari Allah SWT, mari Kita berlomba-lomba meraih berkah dan selamat menunaikan ibadah puasa bulan ramadhan. Alhamdulillah kita bisa melaksanakan apel dengan hati yang tulus,” pungkas Bupati.
Bupati H. Bahrul Ilmi juga sampaikan apresiasinya kepada ASN yang telah melaksanakan apel, Ia harapkan kewajiban ini terus dilaksanakan dengan baik. Ujar Bupati, kedisiplinan apel ASN adalah contoh dari pemerintahan yang baik dan semangat mewujudkan cita-cita masyarakat.
Dalam amanatnya, Bupati H. Bahrul Ilmi sebutkan targetnya untuk mewujudkan Barito Kuala SATU. Ia mengajak untuk bersama-sama berjuang dan berkorban untuk mewujudkan Barito Kuala yang lebih maju dan berkembang.
“Kita harus bersatu, saling bantu, bahu membahu karena mewujudkan kesuksesan ini penuh perjuangan yang panjang dan pengorbanan besar. Semakin besar pengorbanan, semakin tinggi kesuksesan Kita. Disini adalah semua pemimpin, semua panduan masyarakat, mari tunjukan kepada masyarakat bahwa Kita adalah pemimpin yang baik dan tulus,” ajak Bupati.
Bupati H. Bahrul Ilmi juga selipkan ceritanya sepulang dari Akmil Magelang, Ia katakan selama reatret disana banyak mendapatkan materi yang sangat bagus dari para Menteri. Ia pun berharap dapat mengaplikasikannya untuk kemaslahatan masyarakat sehingga Barito Kuala menjadi Satu yang terbaik dari 13 kabupaten di Kalsel.
Dijelaskannya, Batola SATU (Sejahtera, Agamis, Terpadu dan Unggul) yakni Kesejahteraan yang perlu didukung penuh. Agamis dimaknai dengan ketaatan dan bersyukur kepada Sang pencipta, akhlak, budaya, dan agar menjadi pribadi yang baik. Terpadu, Bupati katakan adalah bagaimana sentralisasi pelayanan dalam satu komando, satu arahan dan petunjuk. Unggul adalah kedepan membuktikan bagaimana Sumber Daya Manusia yang berpendidikan serta unggul dibidang pertanian dan pangan.
Di akhir amanatnya, Bupati mengajak untuk memberi masukan dan saling mengisi apabila ada kekurangan, “Orang yang hebat adalah yang bisa menerima kekurangan, semoga sikap dan perilaku Kita melaksanakan Apel dapat terus dipertahankan dan dijadikan contoh teladan bagi pegawai sipil lainnya. Saya juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan menjadi pembina apel untuk yang pertama kali sebagai Bupati,” Tutup Bupati H. Bahrul Ilmi. (Wke, Foto : Ben)
Pada Upacara bendera Senin (24/02) pagi, di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala, Wakil Bupati (Wabup) Herman Susilo untuk pertama kalinya bertindak sebagai Pembina upacara di hadapan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pada kesempatan itu, Herman menyampaikan permohonan maaf Bupati H. Bahrul Ilmi saat ini belum dapat hadir bersama karena sedang menjalani masa Retreat di Akmil Magelang. Herman juga turut meminta Do’a untuk kelancaran dan kesehatan Bupati H. Bahrul Ilmi dan Sekretaris Daerah Zulkipli Yadi Noor yang sedang menjalankan ibadah Umroh. “Mari kita doakan bupati sehat dalam retreat di Magelang dan sekda umrohnya lancar”, minta Herman.
Dalam Apel perdana jelang bulan Ramadhan, Herman sampaikan permohonan maafnya dan pesan untuk saling memberi maaf. “Mohon maaf lahir batin dari kami bupati dan wakil bupati barito kuala”, katanya.
Ia juga mengharapkan para ASN untuk dapat bekerja sama dalam membangun Barito Kuala serta mengajak untuk menjalaninya dengan penuh tanggung jawab. “Mohon kerjasamanya dalam Lima tahun kedepan, Kita jalani dengan penuh tanggung jawab karena ini amanah dari masyarakat dan dari Allah SWT yang tentunya ini akan dipertanggung jawabkan. Saya mohon dapat sama-sama berkoordinasi dengan semua instansi, tidak ada instansi yang lebih besar dari lainnya karena Kita semua adalah tim,” harap Wabup Herman Susilo.
Herman menyebutkan bahwa keberhasilan Barito Kuala dapat dibangun dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat. Ia pun juga persilakan untuk memberikan inovasi dan ide cemerlang untuk kemajuan Barito Kuala. “Mudah-mudahan dalam Lima tahun kedepan, Kita sama-sama berkomitmen untuk kemajuan Barito Kuala. Tentu ada kendala dan tantangan yang berat, tapi Kita yakin dengan kebersamaan bisa membangun Barito kuala,” ujar Wabup.
Usai Apel pagi, Herman melanjutkan ramah tamah di aula Mufakat bersama Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dalam arahannya Herman mempersilahkan kepala SKPD untuk memberikan masukan demi kemajuan Barito Kuala sesuai Tagline 5 tahun kedepan “Mari Bekerja Bersama Mewujudkan Batola Satu”.
Pada kesempatan yang sama, Herman juga berpesan kepada seluruh kepala SKPD dan berpesan untuk senantiasa me-record segala aktivitas, melaksanakan yang ditulis serta mengevaluasinya dengan seksama. “Tulis Apa yang Kamu Kerjakan, dan Kerjakan Apa yang Kamu Tulis”, pungkasnya. (Wke, Foto: Ben)
Media Center Diskominfo melakukan wawancara langsung bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala (Batola) Aris Saputera, S.STP., M.Si di halaman Kantor Bupati, Marabahan, Senin (17/2).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batola Aris Saputera menuturkan terkait berbagai kondisi sekolah yang ada di kabupaten Barito Kuala. Sebutnya kondisi sekolah-sekolah di Barito Kuala saat ini masih banyak tergolong memperihatinkan.
Pemerintah kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Pendidikan melaksanakan kegiatan yang diberjudul “Menjemput Prioritas” yang artinya melihat datang langsung ke lokasi. Ujar Aris kegiatan ini bertujuan agar bisa menentukan sekolah yang betul-betul akan diprioritaskan dengan adanya sarana dan prasarana menjadi faktor pendukung untuk Guru dan Siswa/Siswi agar bersemangat untuk sekolah.
“Berdasarkan hasil data dan pantauan tahun sebelumnya maka ditahun 2025 ini ada beberapa sekolah yang akan diprioritaskan dan diperbaiki dengan menggunakan dan memaksimalkan anggaran yang ada akan segera dilakukan meskipun masih belum bisa menjangkau seluruhnya,” katanya.
Aris juga mengatakan sekolah yang menjadi prioritas bukan hanya dikota saja tetapi juga diujung kabupaten Barito Kuala seperti Desa Kuala Lupak dan Muara Pulau.
Kondisi yang memperihatinkan itu menurutnya juga merupakan penyumbang data terbesar Angka Tidak Sekolah (ATS). Kadisdik Batola Aris ungkapkan kondisi memperihatinkan itu meliputi kerusakan sarana dan prasarana yang cukup merata hampir semua sekolah yang dikunjungi seperti keadaan toilet dan halaman sekolah, terlebih saat ini katanya tingginya curah hujan menyebabkan terendamnya sejumlah sekolah di kawasan kecamatan Jejangkit dan Mandastana.
Dalam wawancaranya Aris juga sampaikan himbauan adanya perubahan jam belajar selama bulan Ramadhan. Sebutnya berdasarkan rapat dengan perwakilan Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan maka menghasilkan kesepakatan yaitu jenjang PAUD masuk sekolah pada pukul 08.30 hingga 10.00 WITA, jenjang SD Kelas 1,2 dan 3 pukul 08.30 hingga 10.30 WITA, jenjang SD Kelas 4,5, dan 6 pukul 08.30 hingga 11.00 WITA, jenjang SMP pukul 08.30 hingga 12.00 WITA dan hari jum’at pukul 08.30 hingga 11.00 WITA.
“Kami berharap dengan jam belajar baru selama Ramadhan bisa dilaksanakan dan tentunya kegiatan sekolah juga bisa diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan,” tutupnya. (Iful/Foto: Bana)
Marabahan - Apel Senin (17/2) di lingkungan Pemkab berlangsung di aula Selidah, Pj. Bupati Barito Kuala Dinansyah sebagai Pembina sampaikan pesan dan kesannya pada masa kepemimpinannya selama Enam bulan.
Apel yang diikuti oleh para pejabat Esselon II, III dan staf itu disampaikan Dinansyah bahwa masa kepemimpinannya akan berakhir pada 20 Februari 2025. Dalam kesempatan itu Ia juga sampaikan ucapan terima kasihnya kepada Sekda Batola Zulkipli Yadi Noor, Pejabat dan pegawai atas dukungan dan sinergitas sehingga pemerintahan Barito Kuala berjalan dengan baik dan lancar.
“Terima kasih banyak kepada Pak Sekda, kepala SKPD, pejabat dan seluruh karyawan/karyawati pemerintah kab. Barito kuala yang tiada henti mendukung,” katanya.
Ia juga sampaikan permohonan maafnya beserta istri seiring akan berakhirnya masa jabatannya. “Terima kasih dan mohon maaf sekaligus mewakili istri selaku Pj. Ketua TP PKK Kab. Barito Kuala seandainya ada kesalahan baik itu sengaja maupun tidak disengaja,” ujar Dinansyah yang juga menjabat sebagai Kepala BKD Prov Kalsel.
Selain itu, Dinansyah juga memberikan pesan kepada seluruh pegawai untuk terus melanjutkan semangat dan sinergitas dengan pemimpin baru serta optimisnya kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih.
“Kepada seluruh pegawai dan pejabat untuk terus bersemangat, berintegritas, professional dalam rangka melaksanakan kegiatan-kegiatan pemerintahan dan juga Saya berharap sinergitas antara pimpinan dan bawahan untuk terus ditingkatkan khususnya kepada pemimpin kita selanjutnya. Saya optimis bahwa kemajuan Barito Kuala akan tercapai sesuai harapan kita,” tutupnya. (Wke/ Foto:Ben)
Media Center Diskominfo langsungkan sesi wawancara bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Moch.Aziz di halaman kantor Bupati Barito Kuala, Senin (10/02).
Selaku unsur pelaksana Urusan Pemerintahan Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas PMD Moch. Aziz menyampaikan bahwa Desa Semangat Dalam yang berada di kecamatan Alalak Kab. Barito Kuala akan segera dilaksanakan pemekaran desa menjadi Tiga desa. Aziz jelaskan untuk mengusulkan pemekaran desa, dapat melihat dari komposisi jumlah penduduk tersebut sehingga sangat memungkinkan untuk dilaksanakan pemekaran.
“Sejak tahun 2024 telah ada usulan untuk pemekaran desa Semangat Dalam, mengingat jumlah penduduk di desa tersebut sudah hampir 30.000 jiwa sehingga volume pelayanan desa termasuk sangat tinggi serta agar mudah dan terlayani,” kata Aziz.
Kemudian terkait banyaknya posisi perangkat desa yang kosong, Ia ungkapkan dikarenakan sebagian anggota perangkat telah mengikuti tes PPPK/CPNS serta berpindah domisili ke provinsi. Aziz sampaikan bahwa PMD akan fasilitasi desa untuk melaksanakan rekrutmen perangkat desa. Ia katakan pesyaratan umum untuk mengikuti rekrutmen perangkat desa adalah berumur minimal 25 tahun, Pendidikan minimal SLTA dan mengikuti sistem CAT (Computer Asistment Test).
“Rekrutmen tersebut untuk menghindari rekayasa serta unsur titipan, selanjutnya setelah sIstem CAT itu dilaksanakan, nantinya akan dilanjutkan praktek Komputer agar dapat dipastikan bahwa perangkat desa yang terpilih siap bekerja,” pungkasnya.
Pada sesi terakhir, Kepala PMD Batola Moch. Aziz yang juga selaku pemangku Pembina tekhnis di bidang penyelenggaraan pemerintahan desa berharap semua perangkat desa dan Kepala Desa dapat melaksanakan peraturan perundang-undangan sebagaimana mestinya dan memberikan pelayanan terbaik.
“Perangkat desa jangan melakukan pelanggaran sehingga merusak citra pemerintahan desa di Kabupaten Barito Kuala, kami berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan administrasi, pelayanan pembinaan yang diperlukan dan jika ada kendala dilapangan silahkan menghubungi kami dan InsyaAllah akan kami bantu,” tutupnya. (R.G/Ron/Ben/Kominfo).
Marabahan – Media Center Diskominfo mewawancarai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Munadi, ST pada pagi Selasa (4/2) di kantornya jalan Jend Sudirman No.73 Ulu Benteng, Kec. Marabahan perihal Perjanjian Kinerja (PK) yang telah dilaksanakan di hari Senin (3/2) sebelumnya oleh Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Sekertaris DPRD, 19 Kepala Dinas, 8 Instansi dan 17 Camat kepada Pj. Bupati Dinansyah di halaman kantor Bupati.
Munadi mengatakan Perjanjian Kinerja (PK) ini sudah diatur oleh Permen PAN RB No. 53 Tahun 2014. “Dengan adanya penandatanganan PK ini Kepala SKPD dapat mengetahui bahwa setelah anggaran disahkan maka setiap Kepala SKPD ini harus menjalankan dan mendukung kegiatan yang berkaitan dengan prioritas nasional, provinsi, maupun daerah. Setiap daerah harus melaporkan kesuksesan kegiatan yang berjalan di indikator masing-masing kepada kepala pemerintahanya. Penyusunan anggaran sangat berdampak ke indikator, baik itu dari indikator kinerja utama maupun tenaga kunci untuk mencapai target tersebut,” kata Munadi.
Adanya penandatanganan PK yang kemarin, ujar Munadi akan ditindak lanjuti dengan masing-masing Kepala SKPD, terutama yang diberikan kewenangan untuk kegiatan sehingga terlaksana dan mencapai target yang diharapkan. PK ini juga berlaku untuk bahan laporan dan evaluasi kinerja yang sudah dijalankan. Kepala Bappelitbang mengaku sudah koordinasi dengan provinsi kalsel untuk merencanakan replikasi aplikasi raport sementara yang ada pada beberapa daerah di kalsel termasuk Provinsi, Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Selatan dan Tanah Laut.
Munadi ungkapkan untuk Kabupaten Barito Kuala masih belum menerapkan aplikasi tersebut karena masih terkendala beberapa hal seperti sumber daya manusia yang menjadi faktor pendukung untuk penerapan aplikasi. Ia pun berharap perjanjian kinerja 2025 ini bisa berjalan dengan baik dan menggambarkan kinerja Kabupaten Barito Kuala, sehingga apa yang sudah diberikan pemerintah daerah digunakan efektif dan efisien untuk kesejahteraan masyarakat Barito Kuala.
Fahrurrijal, ST. MT selaku Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Daerah mengatakan bahwa perencanaan aplikasi ini akan diuji coba setelah pelantikan Bupati terpilih Barito Kuala di tahun 2025 ini. “Sudah berlangsung dua tahun belakangan ini di Bappelitbang terkait PK dan ini akan menjadikan bahan evaluasi sebagai dasar perencanaan selanjutnya,” ujarnya. (S.A/Vid: RG/Foto : Ben)
Marabahan – Media Center Diskominfo berkesempatan mewawancarai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Barito Kuala (Disdukcapil) Akhmad Wahyuni, S.Sos., M.IP seusai apel rutin Senin (3/2) pagi yang di halaman kantor Bupati.
Mendekati masa purna tugasnya 1 Juni 2025 Akhmad Wahyuni menceritakan sedikit awal mula diangkatnya menjadi pegawai negeri. Tepat 1 Februari 1986, Akhmad Wahyuni telah mengabdi selama 39 tahun 7 bulan dengan penempatan pertamanya di Kecamatan Bakumpai.
Pengalamannya yang panjang di Pemerintahan dengan banyak riwayat penempatan Dinas, Ia berpesan kepada ASN Batola untuk selalu meningkatkan kompetensi diri sehingga dimanapun penempatan dalam bekerja mampu selalu diandalkan serta dipercaya.
Akhmad Wahyuni juga mengatakkan jika telah memilih mengabdi sebagai pegawai negeri maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sudah seharusnya mengetahui resiko serta aturan yang berlaku seperti kedisiplinan bekerja dan kompetensi yang harus selalu ditingkatkan. “Sebagai Instansi kita harus bekerja sebagai tim yang mampu dan bertanggung jawab mengemban tugas didalam instansi tersebut,” pesannya.
Selepas apel pagi, dilangsungkan pula pengumuman pemenang Lomba Kebersihan Hari Jadi Kabupaten Barito Kuala Ke-65 Tahun 2025. Adapun 3 Pemenang katergori sekolah yaitu Juara satu SMAN 1 Marabahan, Juara dua SMPN 3 Marabahan, Juara tiga SDN Ulu Benteng 2. Kemudian Tiga Pemenang kategori perkantoran yaitu Juara satu Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura dan, Juara dua Bappelitbang, Juara tiga Sekertariat DPRD. Kategori perumahan diraih oleh Juara satu Komplek Asrama Militer, Juara dua Komplek Korpri dan Juara tiga Komplek Alya Residence.
Kemudian Penyerahan Bantuan Rombong Barokah UPZ Bank Kalses untuk mendukung UMKM Kabupaten Barito Kuala pada Pusat Kuliner Marabahan. Sebanyak 5 Buah Rombong yang diserahkan langsung PJ Barito Kuala Dinansyah secara simbolis dan didampingi oleh Sekertaris Daerah Barito Kuala Zulkipli Yadi Noor Kepala serta Kepala Bank Kalsel Cabang Marabahan M. Fauzan Noor.
Dalam kesempatan yang sama dilanjutkan dengan kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Pemerintah yang diikuti Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Sekertaris DPRD, 19 Kepala Dinas, 8 Instansi dan 17 Camat kepada Pj. Bupati Dinansyah. (S.A/Vid: RG/Foto: Ben)
Marabahan - Media Center Diskominfo Barito Kuala langsungkan wawancara bersama Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) H. Purkan, SH selepas apel rutin di halaman kantor Bupati pada, Senin (20/01) pagi.
Dalam wawancaranya H. Purkan sampaikan beberapa hal terkait tugas pokok dan fungsi dari DPPKBP3A Barito Kuala. Ia pun menyoroti perihal pentingnya pengendalian penduduk yang berkaitan dengan ekonomi masyarakat dan ketersediaan bahan pangan di masa yang akan datang. Perlunya menggelorakan kesadaran tersebut ujarnya berkaitan dengan jumlah penduduk yang semakin hari terus meningkat.
"Jangan sampai mempunyai banyak anak sementara ekonominya lemah agar tidak meninggalkan generasi yang lemah. Bahwa didalam Al-Qur'an Surah An-Nisa ayat 9 yang artinya dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar," paparnya.
Terkait Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Kepala DPPKB3A Barito Kuala Purkan sampaikan pada tahun 2024 Barito Kuala memasuki peringkat tertinggi ketiga untuk wilayah Kalimantan Selatan. Menindaklanjuti hal tersebut, dijelaskannya DPPKB3A Barito Kuala sudah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk berkomitmen menangani kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) diantaranya Pengadilan Agama, kepolisian dan upaya bantuan hukum.
Kemudian, berkenaan dengan dirinya yang akan memasuki Batas Usia Pensiun H. Purkan memberikan harapannya untuk instansi dan masyarakat. "Semoga Barito Kuala akan lebih baik lagi dan menjadi salah satu terbaik di Indonesia dan semoga DPPKBP3A pada program dan kegiatannya berjalan dengan baik termasuk bertambahnya petugas KB di setiap kecamatan," harap H. Purkan. (S.A/R.G/Ron/Foto: Ben) Redaksi: Wieke
Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali sukses menggelar ajang bergengsi, yakni Lomba Dayung Perahu Naga. Lomba akan digelar selama dua hari, pada Sabtu 18 Januari dan Minggu 19 Januari 2025 yang berlangsung di Long Storage Batola.
Getaran semangat membuncah di Long Storage Batola! Pembukaan Lomba Dayung dalam rangka Hari Jadi ke-65 Kabupaten Barito Kuala sukses digelar. Saksikan momen penuh kebersamaan, sportivitas, dan dedikasi para peserta yang siap mengarungi persaingan di atas air. Suasana meriah dan antusiasme penonton menambah semarak perayaan HUT Barito Kuala. Semoga event ini menjadi inspirasi bagi generasi muda dan membawa kemajuan bagi daerah tercinta kita.
RAPAT INTERNAL : Rapat Pembahasan Rencana Nomenklatur baru dilaksanakan pada Hari Jumat, 17 Januari 2025 Pukul 09.00 - 11.00 Wita bertempat di Ruang Rapat Kadis, dipimpin langsung oleh kadis kominfo , dihadiri oleh Para Kabid, Kasubbag Umpeg dan Kasubbag PKA. Tujuan Rapat : Pembahasan mengenai Nomenklatur baru.
MARABAHAN,- Bupati Barito Kuala (Batola) terpilih 2024, H Bahrul menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pasar Rakyat di Kota Marabahan sebagai salah satu upaya menggerakkan roda ekonomi warga setempat.
“Pemerintah hadir dengan memberi ruang bagi para pedagang dan UMKM,” ujar Ketua DPC PPP Batola, “selepas acara pembukaan Pasar Rakyat, di Aula Selidah Marabahan, Senin (13/01/2025).
Dia berharap, kedepan bazar pedagang lebih banyak lagi dan aktivitas pembelian meningkat dari tahun lalu dan nilai aktifitas pembelian hingga Rp1,6 miliar dapat menjadi Rp2 hingga Rp2,5 miliar pada 2024 dan 2025.
“Akan lebih baik lagi jika kita dapat menghadirkan wahana-wahana bermain atau Batola Expo selama beberapa hari,” ungkap H Bahrul Ilmi.
Sementara, Sekretris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Batola, Zulkipli Yadi Noor mengatakan, kegiatan Pasar Rakyat memiliki dampak positif bagi masyarakat
“Kegiatan ini memiliki arti dan sangat strategis untuk menggeliatkan dan meggerakan ekonomi kerakyatan, memberikan promosi bagi produk lokal daerah dan memberikan semangat bagi UMKM dan sejenisnya untuk lebih aktif dalam perekonomian lebih maju khususnya di Kabupaten Batola,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-65 Kabupaten Batola ajan diisi dengan berbagai kegiatan dan hiburan.