Home Publikasi Diskominfo
Upt Damkar Kabupaten Barito Kuala, melaksanakan simulasi pemadaman Api yang sederhana kepada rekan-rekan di Satpol PP Kab. Batola pada Jumat, 29 Juli 2022.
Simulasi penanganan Api sangat penting karena ketika terjadi kebakaran Api di sekitar rumah dapat membantu penanganan dengan cepat.
Kejadian yang sering terjadi adalah apabila terjadi kebocoran selang pada regulator gas, Api yang menyambar di atas kompor, dan kebakaran lainnya.
Beralatkan 1 unit kompor gas, BBM, Karung Goni dan 2 Unit Apar (Alat Pemadaman Api Ringan) pada rangakaian simulasi. Rekan-rekan antusias mencoba melakukan simulasi pemadaman dan tak tertinggal Kadis Kominfo Akhmad Wahyuni, S. Sos, M. IP dan Kepala Satpol PP Dahtiar Fajar, S.STP, M.Si. turut mengikuti simulasi pemadaman Api menggunakan karung Goni.
Nyoman, SH sebagai instruktur simulasi mengarahkan kepada peserta simulasi untuk mengamankan diri terlebih dahulu serta berhati-hati dalam penanganan pemadaman. Khusus pemadaman menggunakan karung Goni, Nyoman mengarahkan untuk memperhatikan arah angin yang bertiup pada Api dan mengutamakan perlindungan pada tangan serta sisi badan saat pemadaman Api menggunakan karung Goni.
Simulasi apabila terjadi kebocoran selang Gas :
- Matikan sumber api terlebih dahulu, cabut regulator Gas.
- Gunakan Apar atau jika tidak ada tutupi Api yang menyala dengan karung goni basah, hingga tidak ada udara dan Api mati.
- Jika tidak terkendali dan Api sudah besar, segera hubungi Damkar.
Instruktur simulasi menuturkan bahwa Upt. Damkar selalu siap melayani permintaan simulasi pemadaman kebakaran, demi keamanan wilayah Kabupaten Barito Kuala.
Senin pagi (18/7/22) Bupati Barito Kuala melepas Atlet POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) tahun 2022 di halaman Pemda, Marabahan. POPDA Kalsel akan diikuti 13 daerah dan pelaksanaan dijadwalkan dari tanggal 21 hingga 25 Juli 2022 di Banjarmasin. Pada POPDA 2022 Batola menerjunkan total 90 pelajar SMP dan SMA sederajat Se-Kabupaten Barito Kuala dan 14 (empat belas) official dengan total kontingen Barito Kuala berjumlah 104 (seratus empat) orang.
POPDA tahun 2022 diikuti oleh Batola sebanyak 6 (enam) cabang olahraga yaitu pencak Silat, Tinju, Bulutangkis, Voli, Sepakbola, dan Basket. Masing-masing Cabor dengan rincian Pencak Silat berjumlah 20 orang, Tinju berjumlah 7 orang, Bulutangkis berjumlah 10 orang, Voli berjumlah 25 orang, Sepak Bola berjumlah 22 orang dan Basket berjumlah 20 orang.
Bertindak sebagai pembina upacara Hj. Noormiliyani AS dalam sambutannya dihadapan seluruh peserta upacara, mengingatkan untuk ASN Batola selalu bekerja dan bertindak profesional sesuai tupoksi yang ada. Dalam kesempatan yang sama, beliau meminta para atlet POPDA yang akan bertanding untuk mempersembahkan prestasi yang terbaik bagi Batola, baik peringkat/klasemen juara maupun jumlah medali yang dapat diraih. Pada tahun sebelumnya Batola meraih urutan ke-6 dari 13 daerah di Kalsel dan pada tahun 2022 Bupati Barito Kuala berpesan kepada para atlet untuk melakukan yang terbaik saat bertanding dan membawa prestasi yang membanggakan.
Syarif hidayat salah satu Atlet sepak bola yang kini berusia 16 tahun dan duduk di bangku 2 SMA menuturkan POPDA Tahun 2022 adalah ajang yang pertama kali Dia ikuti, setelah menempuh latihan intensif selama 2 (dua) bulan, ia menargetkan tuk meraih medali Emas pada tahun ini dan pesan pelatih kepadanya adalah utamakan melakukan yang terbaik dalam bertanding.
Sama dengan harapan Revalina, gadis peraih medali Emas pada tahun 2020 yang berasal dari Cabor Bulu Tangkis menargetkan membawa pulang kembali medali Emas pada POPDA 2022 di Banjarmasin. Atlet yang berlatih di GOR Ije-Jela ini telah mempersiapkan diri sejak bulan Maret lalu dan optimis meraih Emas.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Barito Kuala menyelenggarakan sosialisasi dan penguatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), dihadiri oleh pimpinan SKPD dan pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Barito Kuala, senin (11/7/22) di Aula Mufakat Marabahan.
Adapun diselenggarakannya Sosialisasi PPID menurut Kadiskominfo Barito Kuala Akhmad Wahyuni, S. Sos, M. IP adalah untuk penguatan dan menyamakan persepsi mengenai penyelenggaraan PPID di SKPD masing-masing agar tidak terjadi sengketa informasi hingga ke Komisi Informasi (KI).
Melalui sosialisasi PPID diharapkan juga menjadi momentum untuk meningkatkan pelayanan informasi pada masyarakat. Kadiskominfo Batola turut menegaskan agar setiap SKPD di Kab. Batola untuk segera membentuk PPID agar alur informasi menjadi satu pintu dan optimalisasi pemanfaatan website di SKPD.
Narasumber sosialisasi Kepala Seksi Layanan Informasi Publik Diskominfo Prov. Kalimantan Selatan Muhammad Ayubkhan, S. Psi, M. I. Kom dan Aris Pramana Rahman, SE. Materi sosialisasi yang disampaikan tentang Regulasi mengenai UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan sengketa informasi.
Acara sosialisasi dibuka langsung oleh Bupati Barito Kuala Hj. Noormiliyani AS, sekaligus beliau menyampaikan bahwa pemerintah Kab. Barito Kuala berkewajiban untuk menjamin Keterbukaan Informasi Publik (KIP), menjamin transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan kegiatan pemerintahan.
Oleh karena itu melalui sosialisasi ini agar dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terbuka dan melayani. Sehingga dapat menjadi tolak ukur keberhasilan dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Barito Kuala yang kita cintai ini, tutup Bupati dalam sambutannya.
Diskominfo Barito Kuala Menyelenggarakan Sosialisasi Penguatan dan Bimtek SDM Admin LAPOR pada Kamis (23/6/22) di Aula Mufakat Marabahan.
Sosialisasi mengundang narasumber dari Diskominfo Prov. Kalsel Chaiirun Ni’mah S.S sebagai Kasi Pengelolaan Opini Publik dengan materi “Penyampaian SOP Pengelolaan LAPOR, Penguatan SDM Admin Pengelola LAPOR di Lingkungan Pemerintah Kab. Barito Kuala”. Kegiatan sosialisasi dibuka langsung oleh Bupati Barito Kuala yang diwakili oleh Sekda Barito Kuala Ir. H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc.
Melalui aplikasi LAPOR atau website lapor.go.id masyarakat dapat langsung menyampaikan aspirasi pada menu yang tersedia seperti Pengaduan, Aspirasi dan Permintaan Informasi langsung kepada Badan Publik dan SKPD yang dituju.
Sejalan dengan yang disampaikan oleh Sekda Batola bahwa Badan Publik dan para SKPD bertanggungjawab menyelesaikan pengaduan masyarakat sebagai tugas utama ASN yaitu Public Servent yang berarti pelayan masyarakat.
Para admin LAPOR! “Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat” mengikuti Bimtek Admin yang dipandu langsung oleh Kasi Pengelola Opini Publik Diskominfo Prov. Kalsel Ibu Chaiirun Ni’mah.
Dalam pelatihan peserta Bimtek langsung praktek untuk merespon pengaduan yang masuk dari sesama peserta. Tujuannya agar para admin terlatih untuk merespon secara cepat dan efektif setiap pengaduan.
Peserta Bimtek terdiri dari perwakilan SKPD dan Kecamatan di lingkup pemerintahan Kabupaten Barito Kuala. Melalui Bimtek yang diselenggarakan, Sekda Batola menegaskan agar para SKPD dan Kecamatan wajib menyelesaikan dan memenuhi pengaduan dan keluhan masyarakat pada LAPOR! .
Selain Bimtek Diskominfo Barito Kuala juga bersamaan meluncurkan “Gerobak Sahabat LAPOR” pada Kamis, (23/6/22) di Marabahan. “Gerobak Sahabat Lapor” Program yang diluncurkan oleh Diskominfo Batola sebagai aksi sosialisasi LAPOR kepada masyarakat yang harapannya melalui gerobak pedagang, semakin banyak masyarakat dapat melihat informasi mengenai LAPOR (Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat).
Secara simbolis pemasangan stiker oleh Bupati Barito Kuala yang diwakili oleh Sekda Barito Kuala Ir. H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc. bersama Kepala Dinas Kominfo Barito Kuala Akhmad Wahyuni, S. Sos. M. IP. Pada Gerobak Pedagang.
Berikut Tanggapan Sekda Batola saat diwawancarai jurnalis Diskominfo ketika membuka resmi acara.
- Masyarakat telah memiliki saluran resmi pengaduan dan keluhan, para SKPD seyogyanya menyelesaikannya sesuai SOP dan standar waktu.
- Adanya LAPOR! Masih perlu terus di sosialisasikan kepada masyarakat dan apabila Banyaknya pengaduan oleh masyarakat, Para SKPD harus melayani dan memenuhinya sebagai pelayan masyarakat.
Sesuai dengan arahan Bupati melalui Sekda Batola “Kualitas pelayanan publik melalui pengelolaan pengaduan masyarakat hanya dapat di capai melalui komitmen bersama dalam menyelesaikan tindak lanjut pengaduan melalui SP4N LAPOR! yang ada di instansi masing-masing.
Liga Santri Piala KASAD tahun 2022 di Kabupaten Barito Kuala diselenggarakan oleh KODIM 1005 dan dibuka pada Senin, (20/6/22) oleh Bupati Barito Kuala Hj. Noormiliyani AS SH, ditandai dengan penyerahan bola kepada Wasit didampingi Dandim Letkol Arm Ari Priyudono, S.Sos., M.Tr (Han), disaksikan oleh Kapolres Batola AKBP Lalu Moch. Syahrir Arif S.I.K,MM dan perwakilan Forkopimda.
Tim yang bertanding pada Liga Santri tingkat Batola adalah Tim Mujahiddin, Tim Al Munawir dan Tim Bustanul Ilmi. Cuaca terik tidak menyurutkan semangat santri bertanding dan diawali dengan penendangan bola oleh Bupati sebagai simbol semangat dan dukungan penuh oleh Pemkab.
Dalam sambutan, Bupati membacakan sambutan oleh Kepala Staf Angkatan Darat Dr. Dudung Abdurrachman, SE. MM yang berisikan bahwa TNI Angakatan Darat menaruh perhatian terhadap sepak bola sebagai salah satu cabang olahraga yang diharapkan mampu mengharumkan nama Indonesia dikancah Internasional. Harapan itu menjadikan TNI Angkatan Darat bersama dengan PSSI tergugah untuk membangun sebuah komitmen bersama demi kemajuan sepak bola tanah air dengan menyelenggarakan kompetisi Liga Santri yang akan diikuti seluruh santri pondok pesantren yang ada di Indonesia.
Kegiatan ini sebagai wadah silaturrahmi para santri seluruh Indonesia yang ada di 34 provinsi. Pertandingan Piala Kasad Liga Santri PSSI tahun 2022, diawali dari pertandingan ditingkat Kabupaten/Kota dari tanggal 20 Juni sampai dengan 30 Juli 2022. Kemudian pertandingan tingkat Provinsi dari tanggal 7 Agustus samapi dengan 23 September 2022. Pertandingan tingkat nasional yang menampilkan tim-tim terbaik dari Provinsi akan dilaksanakan dari tanggal 25 September sampai dengan Oktober 2022.
Melalui kompetisi ini, diharapkan mampu menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air, bangsa dan negara dengan tetap,berpedoman pada nilai-nilai religius keagamaan.
Kegiatan ini juga dapat berfungsi sebagai wahana dalam rangka pembinaan potensi sepak bola bagi generasi muda, sekaligus mencari talenta berbakat yang diharapkan dapat tampil pada level sepak bola yang lebih tinggi di tingkat Nasional maupun Internasional.
Optimalisasi Penyerapan Anggaran Tahun 2021 dan Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) untuk Belanja Barang/Jasa Guna Mendukung Pemulihan Ekonomi, serta Membangkitkan UMKM.
Webinar diselenggarakan oleh Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementrian Dalam Negeri pada Rabu, (22/6/22). Hadir di Media Center Diskominfo, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala H. Ir. Zulkipli Yadi Noor, Kepala Inspektorat, perwakilan : Dinas PUPR, DPKAD, Disdik dan Diskopperindag.
Latar belakang Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) adalah :
- Dinamika kebijakan dan SPBE dalam pengelolaan keuangan daerah sebagaimana amanat PP 12/2019 dan Permendagri 77/2020
- Efisiensi biaya administrasi
- Fleksibilitas, kemudahan dan jangkauan pemakaian secara luas termasuk untuk belanja secara elektronik, seperti media dalam jaringan dan toko daring
- Meningkatkan keamanan bertransaksi
- Mengurangi Cost of Fund/Idle Cash
- Mengurangi potensi Fraud dari transaksi secara tunai
- Memudahkan Pejabat Pelaksanan APBD untuk belanja barang/jasa melalui e-payment dalam mendukung percepatan penggunaan PDB.
Penerbitan KKPD sesuai dengan peraturan perundang-undangan berkerjasama dengan Bank BUMN.
Kunjungan tim Diskominfo Batola oleh Kabid IKP H. M. Halimuddin, SKM, MPH dan staf ke Dinas Kesehatan Batola, disambut sangat baik oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala yg diwakili oleh Sekretaris Bapak Al Fitri, SP MPH dan staf.
Kunjungan terkait silaturahim, sekaligus penguatan jejaring dan rencana sosialisasi E-LAPOR yang akan dilaksanakan oleh Diskominfo pada tanggal 23 Juni 2022, dalam kunjungan tersebut juga di bahas tentang pengelolaan website oleh SKPD serta penyampaian apresiasi kepada Dinas Kesehatan atas aksi tanggap admin yang aktif menyelesaikan LAPOR dari setiap pemohon informasi.
Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (disingkat LAPOR) adalah aplikasi media sosial yang melibatkan partisipasi publik dan bersifat dua arah, sehingga dalam aplikasi ini masyarakat dapat berinteraksi dengan pemerintah secara interaktif dengan prinsip mudah dan terpadu untuk pengawasan pembangunan dan pelayanan publik
Peranan Diskominfo dalam LAPOR sebagai operator tingkat Kabupaten Barito Kuala yang mengontrol secara teknis teknologi serta pelaporan administrasi dari SKPD di lingkungan Pemkab.
Dalam kunjungannya Kabid IKP Diskominfo menghimbau untuk terus menjaga keaktifan Admin LAPOR Dinkes dan meningkatkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi berita terbaru instansi kepada masyarakat.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Direktorat Jendral Politik dan Pemerintahan Umum, mengadakan Rapat koordinasi tehnis pembinaan kepada Pemerintah daerah terhadap tindaklanjut Inpres No 2 tahun 2020 dan Permendagri Nomor 12 tahun 2019.
Kegiatan yang berlangsung Selasa (21/6/2022) pukul 09.00 WIB – selesai mengagendakan :
- Optimalisasi Pelaksanaan dan System Pelaporan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Precursor Narkotika (P4GN dan PN)
- Pengenalan dan Simulasi Penginputan System Pelaporan P4GN dan PN
berlangsung di Swiss-Bellin Hotel Kemayoran komplek Springhill Jalan Benyamin Sueb Blok D6 Kemayoran Jakarta Utara
Kegiatan ini diikuti secara daring oleh Kementerian/Lembaga Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, BNN Provinsi dan Kabupaten/Kota. Sementara Pemerintah Daerah yaitu Kepala Badan/Kantor Kesbangpol Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
Bertempat di Aula Media Centre Dinas Komunikasi dan Informatika, hadir Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Barito Kuala yang dalam hal ini diwakili oleh Kabid IKP, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Barito Kuala yang diwakili Kabid Politik Dalam Negeri, Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya dan Organisasi Kemasyarakatan, Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional bersama Tim Tehnis, sementara BNN Kabupaten Barito Kuala mengikuti kegiatan ini secara daring di kantornya.
Kegiatan Rapat koordinasi Percepatan Realisasi APBD Tahun 2022 untuk mendorong Pemulihan Ekonomi, Pelaksanaan Pembangunan, Peningkatan Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat dilaksanakan di Jakarta oleh Kementerian Dalam Negeri.
Dalam suratnya kepada Kepala Daerah (Gubernur dan Bupati) agar menugaskan : Sekretaris Daerah, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, Kadis Pendidikan, Kadis Kesehatatan, Kadis PU, dan Ka UKPBJ untuk mengikuti Rakor Percepatan Realisasi APBD di Maksud secara daring .
Sesuai dengan undangan, acara zoom meeting kegiatan rakor dimulai pagi Senin (20/6/22) jam 07.30 WIB – selesai. Turut hadir di Aula Media Center Kantor Kominfo Batola : perwakilan dari Dinas Kesehatan, Sekretaris Bappelitbang dan Perwakilan dari BPKAD sementara dari Sekretariat Daerah, Dinas Pendidikan, Dinas PU dan UKPBJ mengikutinya dari kantor masing-masing.
Tema yang diangkat pada MTQ Tahun 2022 ini yaitu “Melalui MTQ Nasional ke – 53 Tingkat Kabupaten Barito Kuala, Kita Bangun Generasi Qur’ani dan Masyarakat yang Bermartabat Menuju Batola Setara”.
Acara pembukaan diawali dengan iringan Drum Band Generasi Muda Selidah, konvoi pawai kafilah Kecamatan beserta Camat masing-masing, penyerahan piala bergilir dan penekanan sirine pembukaan MTQ.
Ada 17 Kafilah Kecamatan yang turut mensukseskan konvoi pawai Pembukaan MTQ Tingkat Kabupaten Barito Kuala di Kecamatan Cerbon.
Kafilah Kecamatan Tabunganen mengikutkan 19 peserta terdiri 6 laki-laki dan 13 perempuan.
Kafilah Tamban dengan peserta 25 orang terdiri 6 qari, 10 qariah, dan 9 pendamping.
Kafilah Mekarsari mengikutkan 34 peserta terdiri dari 6 qari, 16 qariah, dan 12 pendamping.
Kafilah Alalak mengikutkan 116 peserta terdiri dari 16 qari, 17 qariah, 15 official, dan 66 pendamping.
Kafilah Anjir Muara mengikutkan 70 peserta terdiri 9 laki-laki dan 11 perempuan, 8 official, dan 42 pendamping.
Kafilah Anjir Pasar mengikutkan 45 peserta terdiri dari peserta laki-laki 17 orang, perempuan orang, dan 10 pendamping.
Kafilah Barambai mengikutkan 75 peserta terdiri dari qari 16, qariah 15, dan pendamping 44 orang.
Kafilah Wanaraya 37 peserta terdiri laki-laki 8 orang dan perempuan 19 orang.
Kafilah Jejangkit 19 orang terdiri dari laki-laki 9 orang, perempuan 6 orang, dan pendamping 4 orang.
Kafilah Mandastana 32 orang terdiri peserta laki-laki 10 orang, peserta perempuan 12 orang, dan pendamping 10 orang.
Kafilah Belawang 65 orang terdiri 13 peserta laki-laki, 6 peserta perempuan, dan pendamping 46 orang.
Kafilah Rantau Badauh 58 orang terdiri peserta laki-laki 18 orang, perempuan 19 orang, dan pendamping 21 orang.
Peserta yang paling banyak mengikut peserta adalah Kafilah Kecamatan Bakumpai yang berjumlah 134 orang terdiri dari peserta laki-laki 13 orang, peserta perempuan 13 orang, pendamping 8 orang, panitia dan official 100 orang.
Kafilah Marabahan 99 orang terdiri peserta laki-laki 15 orang, peserta perempuan 15 orang, pendamping 9 orang, dan penggiring 60 orang.
Kafilah Tabukan mengikutkan peserta 14 orang terdiri dari laki-laki 8 orang dan perempuan 6 orang.
Kafilah Kuripan mengikutkan 15 orang terdiri dari laki-laki 6 orang dan perempuan 9 orang.
Kafilah Cerbon mengikutkan 28 peserta terdiri dari laki-laki 12 orang dan perempuan 16 orang.
“Pawai ta’ruf ini juga merupakan rangkaian kegiatan pembukaan MTQ ke-53 Tahun 2022 tingkat Batola yang juga akan mendapat penilaian,” ujar Ketua Majelis Juri Pawai Ta’aruf H Mi’in.
Bagi pemenang akan diberikan hadiah dengan sisi penilaian baik berupa kerapian, keserasian, kekompakan, atribut, kostum, hingga jumlah peserta, tambahnya.
Acara MTQ tingkat Kab. Batola di kecamatan Cerbon berlangsung dari tanggal 17 sampai dengan 20 Juni malam dan sekaligus acara penutupan MTQ.
Dalam laporan dan sambutan Ketua Umum LPTQ Kab. Barito Kuala Ir. H. Zulkifli Yadi Noor, M. Sc. menyampaikan telah melaksanakan verifikasi peserta pada tanggal 13 dan 14 Juni 2022 di Marabahan, agar setiap peserta yang akan mengikuti MTQ baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional memenuhi persyaratan administrasi.
Kepada seluruh Kafilah kami ucapkan selamat bermushabaqah, raihlah prestasi terbaik dengan semangat yang tulus dan ikhlas lillahita’ala. Ucap, Ketua LPTQ.
Bupati Barito Kuala Hj. Noormiliyani AS dalam sambutannya membuka MTQ tingkat Kab. Barito Kuala di Kecamatan Cerbon, Jum’at (17/6/22) siang.
Berpesan agar Dewan Hakim MTQ melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya secara profesional dan amanah mengharap ridho Allah SWT semata.
Hj. Noormiliyani AS juga menyampaikan bahwa “Pemerintah Kabupaten Barito Kuala akan terus memberikan perhatian dan komitmen terhadap program dan kegiatan keagamaan, seperti pembinaan santri pondok Al Qur’an, pondok Tahfiz serta kegiatan keagamaan lainnya. Seperti setiap bulannya mendatangkan pendakwah untuk memberikan tausyiah kepada masyarakat dan mendirikan majelis taklim Ummul Khadijah di kecamatan”.
Di akhir sambutan Bupati memberikan Pantun: “Sucikan hati bersihkan diri
Untuk menunaikan panggilan ilahi
Bersama kita bangun generasi Qur’ani
Semoga Barito Kuala selalu diberkahi”.
Penekanan sirine oleh Bupati didampingi oleh ketua LPTQ dan panitia MTQ sebagai tanda sah dibukanya MTQ di Cerbon pada 17 Juni 2022.
Rangkaian Aksi Rembuk Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Barito Kuala yang berlangsung di Aula Selidah, Kamis (16/6/2022) diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa, penyampaian Laporan panitia Pelaksana oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan pengembangan Kabupaten Barito Kuala yang dibacakan oleh Kabid Evaluasi dan Pengendalian Ida Royani, S.AP. Dalam laporannya mengharapkan bahwa kegiatan rembuk stanting yang dihadiri sebanyak 180 orang antara lain : kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Kantor Kemenag Barito Kuala, Kepala Kantor BPS Barito Kuala, Kepala Bank Kalsel cabang Barito Kuala dan seluruh Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Pemerintah Kab Barito Kuala, Camat, Kepala Puskesmas dan Kepala Desa yang menjadi lokus stunting, Organisasi Wanita, Organisasi Kemasyarakatan dan Unsur Swasta di Kabupaten Barito Kuala agar masing-masing SOPD yang terkait dapat memberikan motivasi, kontribusi dan solusi terhadap permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan penurunan stunting di desa lokus yang telah ditetapkan di Kabupaten Barito Kuala.
Paparan dari Sekretaris Daerah Ir. H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc selaku ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Barito Kuala mengupas tuntas mulai dari definisi, penyebab, cakupan, hal-hal penting terkait stunting sampai dengan lokus stunting di Kabupaten Barito Kuala, beliau berharap sinergisitas “collaborative efforts” semua elemen baik dari SOPD sampai aparat desa dan masyarakat memahami betul “essensi” dari stunting, sehingga langkah kedepannya menjadi lebih ringan dalam menangani permasalahan stunting ini.
Sementara dalam Sambutannya Bupati Barito Kuala Hj. Noormiliyani AS SH menjelaskan rembuk stunting bersama Tim TPPS kabupaten dan kecamatan serta desa lokus stunting adalah untuk menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Kemudian akan diikuti dengan melakukan 2 intervensi yaitu :
- Intervensi Gizi Spesifik merupakan kegiatan yang langsung mengatasi penyebab terjadinya stunting dan umumnya diberikan oleh sektor kesehatan seperti asupan makanan bergizi salah satunya dengan program pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita (permata bunda), pencegahan infeksi, penyakit menular dan kesehatan lingkungan. intervensi gizi spesifik hanya berpengaruh sebanyak 30% untuk penanganan stunting.
- Intervensi Gizi Sensitif (penyebab tidak langsung) tetapi sangat berpengaruh sebanyak 70% untuk penurunan stunting. umumnya penyediaan air minum, sanitasi dan penggunaan jamban sehat, kebersihan lingkungan dan pola asuh anak serta penyiapan kualitas kehidupan berkeluarga bagi calon pengantin.
lebih lanjut kata Hj. Noormiliyani pada tahun 2020 kasus stunting di Barito Kuala sebanyak 16.86% dengan target nasional 24,1%, tahun 2021 sebanyak 14,26% dengan target nasional 21,1%, pada tahun 2022 sebanyak 12,56% dengan target nasional 18,4%. Pentingnya rembuk stunting adalah untuk melakukan intervensi pencegahan dan penurunan stunting bersama-sama antar SOPD penanggung jawab layanan dengan Sektor/Lembaga Non Pemerintah dan masyarakat di mulai dari tingkat kabupaten sampai desa. 30 desa lokus tahun 2022 harus melakukan percepatan penurunan stunting di tingkat desa dengan mendayagunakan sumber daya pembangunan yang ada di desa nya masing-masing. Adanya komunikasi dan kerjasama yang baik antara SOPD terkait, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa nantinya diharapkan mampu mengidentifikasi permasalahan-permasalahan di desa dan bersama-sama mencarikan solusi terbaik sehingga mampu menurunkan kasus stunting di desanya. Ingat “Keberhasilan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Barito Kuala ini ditentukan dari komitmen dan kerjasama antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa tutupnya”.
Lantunan suara bacaan talbiyah mengiringi keberangkatan Jemaah Calon Haji Barito Kuala pada Selasa 14 Juni 2022 di Masjid Nurul Anwar Marabahan.
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ
Labbaykallahumma labbayk, labbayka la syarika laka labbayk. Innal hamda wan ni‘mata laka wal mulk. La syarika lak.
Artinya, “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sungguh, segala puji, nikmat, dan segala kekuasaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.”
Rasa haru dibarengi dengan tetesan air mata keluarga melepas orang yang mereka kasihi untuk berangkat menunaikan Ibadah Haji Tahun 2022 M/1443 H.
Setelah sempat tertunda keberangkatan jemaah haji akibat pandemi covid 19, Alhamdulillah tahun 2022 ini Pemerintah Indonesia kembali memberangkatkan Jemaah Calon Haji walaupun dengan pembatasan jumlah dan usia.
Acara pelepasan Jemaah Calon Haji Kabupaten Barito Kuala Tahun 2022 M/1443 H langsung dipimpin oleh Bupati Barito Kuala Hj. Noormiliyani AS SH.
Dalam sambutannya, orang nomor satu di Batola ini menyampaikan pesan agar Jemaah Calon Haji Barito Kuala selalu menjaga kesehatan, karena ibadah haji ini adalah ibadah fisik yang membutuhkan kebugaran tubuh serta kesehatan yang baik, jadi harus selalu fit dan prima. Selalu jaga kesehatan, selalu konsumsi makanan dan buah yang cukup serta perbanyak minum air putih, terlebih lagi nanti cuaca dan suhu di tanah suci jauh lebih panas daripada di banua.
Beliau juga berpesan untuk selalu menjaga kebersamaan dan tetap menjaga nama baik daerah kita.
Menutup sambutannya Hj. Noormiliyani berharap agar masyarakat dan kita semua mendoakan Jemaah Calon Haji Barito Kuala khususnya dan Indonesia tahun 2022 selalu diberikan kesehatan, kelancaran dalam melaksanakan ibadah haji dan kembali ke tanah air dengan selamat dan memperoleh predikat Haji-Hajjah Mabrur-Mabrurah….aamiin